Setelah pembacaan sejarah, dilanjutkan dengan doa dan kegiatan tabur bunga yang dipimpin oleh Bupati Lamongan beserta jajaran Forkopimda.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini kemudian berlanjut ke makam Mbah Punuk dan Mbah Lamong, di mana masing-masing makam juga dilakukan tabur bunga dan pembacaan sejarah singkat.

Mbah Lamong, yang memiliki nama asli Ronggo Hadi, dikenal sebagai tokoh penting dalam pembangunan Kabupaten Lamongan. Ia diwisuda menjadi Adipati Lamongan pertama dengan gelar Tumenggung Surajaya, yang bertugas menyebarkan agama Islam dan mengayomi masyarakat Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ziarah ini diakhiri dengan sambutan dari Bupati Lamongan, pembacaan doa, pemotongan tumpeng, dan sesi foto bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan kondusif dan terkendali, dengan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Lamongan Kota.

Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Mukhamad Fadelan, SH., MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap leluhur dan warisan budaya Lamongan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, serta memastikan semua berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal sejarah dan budaya Lamongan, serta menjaga tradisi ziarah sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2