Latihan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat dari para peserta. Meski baru tahap awal, para pelatih memberikan arahan dengan pendekatan disiplin namun tetap humanis, sesuai dengan semangat pembinaan generasi muda yang berkarakter.
AIPTU Hasyim menambahkan bahwa latihan akan terus dilakukan secara rutin hingga menjelang hari pelaksanaan upacara, dengan materi yang bertahap mulai dari dasar baris-berbaris, pengibaran bendera, hingga formasi resmi upacara.
“Kami targetkan mereka tidak hanya siap secara teknik, tapi juga secara mental. Ini adalah momen bersejarah yang akan mereka kenang sepanjang hidup,” ucapnya.
Sementara itu, dukungan dari Koramil turut memperkuat sinergitas TNI-Polri dalam kegiatan pembinaan generasi muda di daerah. Kedua institusi bahu-membahu membentuk pasukan pengibar bendera yang tangguh dan penuh semangat nasionalisme.
Latihan perdana ini menjadi titik awal dari rangkaian persiapan menuju peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di wilayah Lamongan, yang rencananya akan dilaksanakan secara khidmat dan meriah.(Bs).





