Tak hanya fokus pada ketertiban lalu lintas, AKP Su’ud turut memberikan perhatian terhadap maraknya praktik judi online yang dinilai semakin meresahkan dan berdampak negatif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa judi online telah banyak menjerat masyarakat hingga mengalami kerugian finansial, terlilit utang, bahkan memicu permasalahan keluarga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perjudian, khususnya judi online. Dampaknya sangat merugikan dan sudah banyak contoh di sekitar kita yang akhirnya menyengsarakan keluarga,” tegasnya.
AKP Su’ud menambahkan bahwa kegiatan patroli dialogis dan sambang warga merupakan aktivitas rutin yang dilaksanakan oleh personel Polsek Pucuk. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin kedekatan dan sinergi yang kuat antara Kepolisian dengan perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengajak warga agar lebih bijak dalam menyikapi informasi, khususnya yang beredar dan viral di media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya dan tetap mengedepankan koordinasi dengan pihak Kepolisian.
Dengan sinergi yang baik antara Kepolisian dan masyarakat, Kapolsek Pucuk optimistis situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Pucuk dapat terus terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.





