Lebih lanjut, AKP Su’ud menambahkan bahwa melalui momentum kebersamaan ini, pihaknya menyisipkan pesan-pesan Kamtibmas. Personel Polsek Pucuk aktif berdialog dengan warga untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan dukungan dalam ajang Piala Dunia. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah dan tetap menjaga kerukunan antarwarga.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekitar. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas, sekecil apapun, kami minta warga jangan ragu untuk segera melapor kepada pihak kepolisian atau melalui Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa masing-masing,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selama jalannya pertandingan, situasi di Mako Polsek Pucuk terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada insiden maupun gangguan keamanan yang terjadi. Para penonton pun mengikuti jalannya pertandingan dengan tertib hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat yang hadir. Salah seorang warga menyatakan bahwa kegiatan seperti ini membuat mereka merasa lebih dekat dan tidak canggung dengan sosok polisi. “Senang sekali bisa nobar di kantor polisi. Suasananya jadi lebih akrab, dan kami juga merasa lebih tenang karena polisi ada di tengah-tengah kami,” ungkapnya.

Diharapkan, melalui sinergitas yang terjalin melalui kegiatan positif ini, tercipta komunikasi yang lebih efektif antara masyarakat dan aparat. Polri semakin dipercaya oleh masyarakat, dan di sisi lain, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Pucuk semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warga.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2