Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak anti kritik terhadap media.

“Namun, pemberitaan tetap harus mengedepankan fakta dan berdasarkan data yang konkret,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Diskominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, dalam pemaparannya menyoroti pentingnya kolaborasi antara media dan pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.

Ia juga memaparkan data terbaru mengenai peningkatan penetrasi internet di Jawa Timur yang mencapai 81,79% pada tahun 2024, serta dominasi media sosial sebagai sumber informasi utama masyarakat.

Sherlita menekankan bahwa tantangan seperti hoaks, disinformasi, perlindungan anak, dan keamanan data pribadi perlu dihadapi bersama melalui literasi digital dan penguatan ekosistem media yang bertanggung jawab.

“Selamat dilantik, semoga kepengurusan yang baru SMSI Madura Raya mampu membangun kolaborasi dalam pemberitaan positif di Madura dan Jawa Timur secara khusus,” tutupnya.

Acara pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi SMSI se-Madura Raya untuk terus berkontribusi dalam dunia pers siber dan memperkuat hubungan dengan berbagai pihak demi kemajuan daerah.(*)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2