“Wisata edukasi seperti ini, sekolah-sekolah bisa memaksimalkan kegiatan ODL tanpa harus keluar daerah mencari objek pembelajaran di luar kelas,” tegasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispensikbud) Sidoarjo bisa mengoptimalkan ODL dengan wisata semacam itu. Ainur berharap wisata seperti kian maju ke depannya.

Menurut Ainur, destinasi wisata dan edukasi yang dikelola BUMDes harus terus didukung. Sebab akan menjadi salah satu pondasi ekonomi desa setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Jadi kami menekankan bahwa kemandirian desa akan terwujud jika BUMDes dikelola secara profesional,” paparnya.

Ainur menegaskan, jika BUMDes merupakan wujud pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa. Selain itu, pemanfaatan aset desa, sekaligus upaya meningkatkan pendapatan desa.

Ketua BUMDes Kebaron Mandiri Makmur, Suheri, menyebut akan ada 350 pohon durian yang ditanam di Wisata Kaki Bumi. Ada pula 100 pohon nangka, 100 pohon sirsak dan 100 pohon petai.

Semuanya ditanam di lahan kosong seluas lebih dari 1 hektare. Suheri pun berharap penambahan tanaman tersebut akan menambah daya tarik wisata.

“Total luas lahan Wisata Kaki Bumi adalah 4 hektare, jadi kami berharap bisa menambah variasi wisata yang bisa dinikmati pengunjung,” katanya.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2