Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebaran nyamuk penyebab DBD. Sehingga diperlukan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Selain fogging, penerapan Gerakan 3M juga harus dijalankan agar tidak ada tempat bagi nyamuk berkembang biak,” tegasnya.
Kegiatan fogging kali ini mencakup 325 rumah warga Desa Laladan dan dilakukan dengan menggunakan empat alat fogger. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan hasil pemeriksaan kesehatan yang menunjukkan tiga warga desa terindikasi terkena DBD.
“Dengan langkah cepat ini, Pemdes Laladan berharap dapat mengurangi risiko penyebaran DBD di musim hujan,” ungkapnya.
Melalui upaya ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga penyebaran penyakit DBD dapat dicegah secara efektif.
Pemdes Laladan berkomitmen untuk terus berupaya menjaga kesehatan dan keselamatan warganya, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit.(Bs)






