BERITASIBER.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Karangbinangun, Polres Lamongan, terus meningkatkan kegiatan preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Patroli Kota Presisi dengan menyasar sejumlah obyek vital dan pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, mulai pukul 09.35 WIB hingga selesai. Patroli dilakukan oleh tiga personel jaga Polsek Karangbinangun, yaitu Aiptu Kasi Umar, Aiptu Wiyanto, dan Aipda Suparto.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas menyambangi sejumlah obyek vital yang berada di wilayah Kecamatan Karangbinangun. Dua lokasi yang menjadi sasaran yakni BRI di wilayah Kecamatan Karangbinangun dan gerai Indomaret di Desa Windu.
Kehadiran personel kepolisian di kedua lokasi tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah munculnya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun petugas yang berada di lokasi. Selain melakukan pemantauan, anggota juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan agar terus meningkatkan kewaspadaan.
Petugas mengingatkan agar petugas keamanan memperhatikan situasi lingkungan sekitar, termasuk aktivitas masyarakat yang datang maupun keluar dari lokasi. Kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah pelaku kejahatan memanfaatkan kelengahan dalam menjalankan aksinya.
Kapolsek Karangbinangun Iptu I Wayan Sumantra, S.H., mengatakan bahwa Patroli Kota Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memperkuat pencegahan tindak kriminalitas sekaligus menghadirkan polisi di tengah masyarakat.
“Patroli Kota Presisi ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya 3C. Kehadiran anggota di obyek vital diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah adanya kesempatan bagi pelaku kejahatan,” ujar Iptu I Wayan Sumantra.
Menurutnya, lokasi seperti perbankan dan pusat perbelanjaan menjadi salah satu sasaran patroli karena memiliki aktivitas masyarakat dan transaksi ekonomi yang cukup tinggi. Karena itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan, baik oleh petugas keamanan maupun masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.
“Kami mengimbau petugas keamanan agar selalu waspada dan tidak meninggalkan pos pengamanan dalam kondisi kosong. Apabila menemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan, segera berkoordinasi dengan kepolisian. Demikian pula masyarakat, kami harapkan tetap berhati-hati dalam menjaga kendaraan maupun barang berharga,” tambahnya.





