BERITASIBER.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Karangbinangun, Polres Lamongan, meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi bencana yang dapat muncul selama musim kemarau. Salah satunya melalui kegiatan Patroli Kota Presisi Tanggap Bencana Alam dengan melakukan pemantauan kondisi wilayah dan pengecekan potensi dampak musim kemarau di Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan patroli dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, mulai pukul 10.15 WIB hingga selesai, dengan salah satu lokasi pemantauan berada di Desa Sambopinggir, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tiga personel jaga Polsek Karangbinangun diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni Aiptu Kasi Umar, Aiptu Wiyanto, dan Aipda Suparto. Patroli dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mengetahui kondisi wilayah sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya persoalan yang berkaitan dengan musim kemarau.

Dalam pelaksanaan patroli, personel melakukan pengecekan kondisi lingkungan dan melihat secara langsung kemungkinan adanya dampak musim kemarau, terutama potensi kekeringan yang dapat mengganggu aktivitas maupun kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam menghadapi perubahan kondisi lingkungan dan potensi bencana. Meskipun wilayah yang dipantau belum menunjukkan adanya kekeringan, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi tersebut dapat diketahui sejak dini apabila terjadi perubahan.

Kapolsek Karangbinangun Iptu I Wayan Sumantra, S.H., mengatakan bahwa patroli tanggap bencana merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap terpantau selama musim kemarau.

“Patroli tanggap bencana ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak musim kemarau. Kami ingin memastikan kondisi wilayah, khususnya daerah yang memiliki potensi terdampak kekeringan, tetap dalam pemantauan anggota di lapangan,” ujar Iptu I Wayan Sumantra.

Menurutnya, deteksi dini sangat penting dalam menghadapi potensi bencana maupun persoalan lingkungan. Dengan melakukan pemantauan secara langsung, kepolisian dapat mengetahui kondisi faktual di lapangan dan segera berkoordinasi apabila ditemukan adanya potensi masalah.

“Untuk saat ini, dari hasil pemantauan di wilayah yang kami datangi belum ditemukan adanya kekeringan. Namun kami tetap meminta anggota untuk melakukan pemantauan secara berkala, karena kondisi musim kemarau dapat berubah dan berdampak terhadap ketersediaan air maupun aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2