BERITASIBER.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Deket terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukumnya. Selain sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan, patroli juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Seperti yang dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026), personel Polsek Deket yang dipimpin Ka SPKT, Sigit, melakukan patroli ke sejumlah warung dan titik berkumpul warga di wilayah Kecamatan Deket. Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati sekelompok anak-anak yang sedang berkumpul sambil bermain telepon genggam atau handphone (HP).
Melihat kondisi tersebut, AIPTU Sigit bersama anggota patroli langsung menyapa dan berdialog secara santai dengan anak-anak. Melalui pendekatan humanis, petugas memberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan gawai secara bijak serta mengingatkan agar tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bermain HP.
Dalam kesempatan itu, AIPTU Sigit menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini memang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai informasi dapat diakses dengan cepat, komunikasi menjadi lebih mudah, dan teknologi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar. Namun, penggunaan HP yang berlebihan juga memiliki dampak negatif yang perlu diwaspadai, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.
“Kami mengingatkan adik-adik agar tidak terlalu lama bermain HP. Gunakan gadget untuk hal-hal yang bermanfaat dan jangan sampai melupakan waktu belajar, membantu orang tua, beribadah, maupun berinteraksi dengan teman-teman di lingkungan sekitar,” ujar AIPTU Sigit saat memberikan imbauan.
Menurutnya, penggunaan HP secara berlebihan dapat mengurangi aktivitas fisik anak, menurunkan konsentrasi belajar, hingga berpotensi memengaruhi kesehatan mata dan kualitas istirahat. Selain itu, terlalu sering menghabiskan waktu di dunia digital juga dapat mengurangi interaksi sosial secara langsung dengan lingkungan sekitar.






