LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Solokuro jajaran Polres Lamongan Polda Jawa Timur meningkatkan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di seluruh wilayah hukum Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (1/10/2026).

Patroli kali ini difokuskan pada sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, khususnya perbankan dan swalayan, sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Solokuro mengatakan, patroli Harkamtibmas merupakan kegiatan kepolisian yang dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Patroli kami tingkatkan dengan menyasar lokasi-lokasi yang membutuhkan perhatian, termasuk perbankan dan swalayan. Tujuannya untuk mencegah gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas maupun melakukan transaksi keuangan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Solokuro melakukan pemantauan situasi di sekitar kawasan perbankan, termasuk area mesin anjungan tunai mandiri (ATM), serta sejumlah swalayan yang berada di wilayah Kecamatan Solokuro. Petugas turut memperhatikan aktivitas masyarakat maupun kondisi lingkungan sekitar guna mengantisipasi adanya tindakan mencurigakan.

Selain melakukan pemantauan, anggota patroli juga berdialog dengan petugas keamanan, karyawan serta masyarakat. Pesan-pesan kamtibmas disampaikan agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas yang dinilai mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kapolsek menjelaskan, perbankan dan swalayan menjadi salah satu sasaran patroli karena memiliki aktivitas transaksi dan mobilitas masyarakat. Kehadiran anggota kepolisian diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

“Kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari langkah preventif. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan transaksi maupun aktivitas lainnya dengan tenang tanpa merasa khawatir terhadap potensi tindak kriminalitas,” jelasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2