BERITASIBER.COM – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, terus mengintensifkan kegiatan Patroli Perintis Presisi (3P) dengan menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukumnya.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Patroli dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan menyasar beberapa lokasi strategis, yakni Lapangan Gajah Mada, Balai Desa Made, kantor FIF, dan Bank BRI. Kehadiran personel kepolisian di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan aktivitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan patroli dipimpin oleh Ka SPKT II Polsek Lamongan Kota Aiptu M. Ariyono bersama dua personel lainnya, yakni Aiptu Dhanang dan Briptu Hafid, menggunakan kendaraan dinas Sedan 14.02. Seluruh personel melaksanakan patroli secara mobile sekaligus melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar objek vital serta berinteraksi langsung dengan masyarakat maupun petugas keamanan di masing-masing lokasi.
Dalam pelaksanaannya, personel patroli melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekitar objek vital untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas, aksi pencurian, maupun gangguan ketertiban lainnya. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada petugas keamanan dan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Di kawasan Lapangan Gajah Mada, personel memastikan situasi tetap aman di tengah aktivitas masyarakat yang memanfaatkan area tersebut untuk berolahraga maupun kegiatan lainnya. Kehadiran polisi di ruang publik diharapkan mampu memberikan rasa nyaman sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan yang dapat mengganggu aktivitas warga.
Patroli kemudian dilanjutkan ke Balai Desa Made, di mana petugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas pelayanan pemerintahan desa. Kehadiran aparat kepolisian juga menjadi bentuk dukungan terhadap terciptanya pelayanan publik yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan tanpa rasa khawatir.





