“Kami mengedepankan tindakan preventif. Dengan kehadiran anggota yang melaksanakan patroli secara rutin, kami berharap dapat memberikan efek pencegahan terhadap orang yang berniat melakukan tindak kejahatan. Pada saat yang sama, masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri dalam menjaga keamanan lingkungan,” jelasnya.
Petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan serta berdialog dengan warga yang masih beraktivitas pada malam hari. Masyarakat diberikan imbauan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memastikan kendaraan telah dikunci dengan aman serta mengecek pintu dan jendela rumah sebelum beristirahat.
Polsek Solokuro turut mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Apabila mengetahui atau menemukan orang maupun aktivitas yang mencurigakan, warga diminta tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Patroli Blue Light tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat. Sebab, terciptanya keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing.
Kapolsek Solokuro berharap kegiatan patroli yang dilakukan secara rutin dapat menekan potensi kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kecamatan Solokuro. Terutama pada malam hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat dan aktivitas lingkungan mulai berkurang.
“Harapan kami sederhana, masyarakat bisa beristirahat dan tidur dengan tenang tanpa dihantui rasa takut maupun khawatir terhadap keamanan rumah dan harta bendanya. Anggota akan terus hadir melalui patroli, khususnya pada jam dan lokasi yang dinilai rawan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas agar wilayah Kecamatan Solokuro senantiasa aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya.





