LAMONGAN – Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, menggelar Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di sejumlah titik wilayah hukumnya. Patroli yang berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) dini hari itu menyasar kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan jalur yang berpotensi digunakan untuk balap liar maupun aksi yang dapat memicu gangguan keamanan.
Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., mengatakan patroli Blue Light merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali, khususnya pada waktu tengah malam hingga dini hari.
“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk gesekan antar-elemen masyarakat, aksi balap liar, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Beni.
Patroli dimulai sekitar pukul 00.00 WIB dan dilaksanakan oleh personel Polsek Lamongan Kota. Petugas menyusuri sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli, antara lain kawasan Alun-alun Lamongan, Jalan Pahlawan Kelurahan Tumenggungan, serta kawasan Perumnas Made.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi tersebut ditandai dengan penggunaan lampu biru kendaraan patroli atau blue light. Langkah itu diharapkan dapat memberikan tanda kehadiran polisi sekaligus menciptakan efek pencegahan terhadap potensi pelanggaran maupun tindak kriminalitas.
Tiga personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni Aiptu Andi Bagas S selaku Ps Kasi Humas, Aipda Agus Susanto selaku Ps Panit 2 Samapta, dan Aipda Andik A selaku anggota Reskrim. Patroli dilakukan menggunakan kendaraan dinas Mitsubishi 14.02.
Selain menyusuri jalan raya, personel juga melakukan pemantauan pada titik-titik tertentu yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan. Petugas memastikan tidak terdapat aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan keributan maupun gangguan ketertiban.
Beni menjelaskan bahwa patroli malam hingga dini hari menjadi salah satu bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak semata-mata dilakukan setelah adanya gangguan, tetapi lebih mengutamakan upaya pencegahan.
“Polisi harus hadir sebelum terjadi gangguan. Karena itu, patroli kami lakukan secara mobile dengan menyambangi sejumlah titik yang dianggap perlu mendapat perhatian. Kami berharap masyarakat merasa aman dengan kehadiran petugas,” kata Beni.





