Kompol Beni menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara mobile dan tidak hanya terfokus pada satu lokasi. Pola tersebut diterapkan agar personel dapat memantau situasi di beberapa wilayah sekaligus serta merespons secara cepat apabila ditemukan adanya kejadian yang membutuhkan penanganan.
“Kami melakukan patroli secara mobile dengan sasaran yang dapat berubah menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Fokusnya adalah mencegah gangguan kamtibmas, termasuk balap liar, aktivitas kelompok yang berpotensi menimbulkan gesekan, maupun kegiatan lain yang mengganggu ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Selain melakukan pemantauan, personel juga mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Masyarakat diimbau untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.
Kapolsek Lamongan Kota menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan, khususnya pada waktu dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan. Menurutnya, upaya menjaga keamanan membutuhkan kehadiran polisi sekaligus partisipasi aktif masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Jika ada hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat kami tindak lanjuti secara cepat dan tepat,” pungkas Kompol Beni.
Selama pelaksanaan Patroli Kota Presisi Blue Light/KRYD tersebut, situasi di wilayah hukum Polsek Lamongan Kota terpantau aman, terkendali, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas menonjol selama kegiatan berlangsung.
Polsek Lamongan Kota memastikan kegiatan patroli preventif akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Lamongan.





