LAMONGAN — Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, terus meningkatkan kegiatan patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli yang dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026) dini hari tersebut menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, dengan fokus mengantisipasi tindak kriminalitas 4C (curas, curat, curanmor) serta potensi gangguan kamtibmas, termasuk gesekan antarperguruan silat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli Blue Light merupakan upaya kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah niat maupun kesempatan terjadinya tindak kejahatan serta mengantisipasi potensi berkumpulnya kelompok masyarakat yang dapat memicu gangguan ketertiban.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Personel kami melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan, termasuk kawasan yang minim penerangan, jalan yang rusak, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya gesekan antarperguruan silat,” ujar IPTU Sono.

Patroli dilaksanakan oleh dua personel Polsek Kembangbahu, yakni Aipda Fendi Ali H. dan Aipda Sugeng, S.H. Kegiatan dimulai sekitar pukul 00.35 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan menyusuri sejumlah wilayah Kecamatan Kembangbahu.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan patroli mobiling, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Petugas melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pemuda maupun tokoh masyarakat yang masih terlihat berkumpul atau bergerombol hingga larut malam.

Petugas memberikan imbauan secara persuasif agar warga, khususnya para pemuda, segera kembali ke rumah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas maupun tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Selain melakukan pendekatan kepada masyarakat, personel juga melakukan patroli dan standby di sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadinya kejahatan konvensional. Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan jalan yang rusak, minim penerangan, serta lokasi yang relatif sepi pada malam hingga dini hari.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2