Petugas mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan yang dapat memicu kebakaran, serta mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai atau saluran air guna mengurangi risiko banjir. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan potensi bencana atau situasi yang membahayakan keselamatan masyarakat.
Kapolsek Lamongan Kota menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya mitigasi bencana. Menurutnya, deteksi dini dan langkah pencegahan akan lebih efektif apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
“Kegiatan Patroli Perintis Presisi ini merupakan bentuk kesiapan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, tidak hanya dari gangguan keamanan, tetapi juga dari ancaman bencana alam. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana agar dapat ditangani sejak dini,” ujar Kompol Beni Ulang Setiawan.
Patroli Perintis Presisi juga menjadi implementasi semangat Polres Lamongan SEHATI (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, Inovatif) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui pendekatan preventif dan humanis, Polri terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah patroli terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi bencana alam maupun gangguan kamtibmas yang menonjol. Polsek Lamongan Kota memastikan kegiatan patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah antisipasi dini terhadap berbagai potensi bencana maupun gangguan keamanan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman, nyaman, dan tenteram.





