“Ongkos kirim dan biaya operasional meningkat, otomatis harga jual di pasar juga ikut naik,” terangnya.
Selain faktor musim, kondisi cuaca yang tidak menentu juga mempengaruhi hasil tangkapan nelayan di wilayah pesisir Lamongan.
Kenaikan harga membuat sebagian masyarakat menunda pembelian ikan. Kondisi ini berdampak pada penurunan aktivitas ekonomi di Pasar Ikan Lamongan.
“Biasanya ramai sejak pagi, sekarang jauh lebih sepi. Banyak pembeli menunggu harga turun dulu,” tutur Wahyono, berharap musim panen segera datang agar pasokan dan harga kembali stabil.
Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perikanan dan instansi terkait dikabarkan tengah melakukan pemantauan harga serta ketersediaan stok ikan di pasar-pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang akhir tahun, di mana permintaan ikan biasanya meningkat tajam.(Bs).





