“Membangun Lamongan dan Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Diperlukan sinergi kolektif, dari desa hingga nasional. KDKMP memiliki peran vital dalam menggerakkan perekonomian rakyat berbasis kemandirian dan gotong royong,” ujar Kapten Bambang dengan penuh semangat.
Para peserta pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi tentang cara mengembangkan koperasi secara profesional serta membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan pemerintah daerah.
Pelatihan ini juga mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara, karena dinilai mampu memberikan motivasi dan semangat baru bagi pengurus KDKMP untuk terus berinovasi dalam mengembangkan potensi ekonomi desa.
Kehadiran Pasi Ter Kodim 0812/Lamongan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjalankan perannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga penggerak pembangunan dan pelindung rakyat di bidang sosial-ekonomi.
Sinergi dan kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah Lamongan diharapkan dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pemberdayaan koperasi dan peningkatan kesejahteraan di tingkat desa.
“Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga membantu masyarakat mencapai kemandirian ekonomi. KDKMP adalah mitra strategis kami dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi rakyat,” pungkas Kapten Bambang.
Dengan semangat sinergi dan gotong royong, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Lamongan yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan nasional.(Bs).





