“Menurut informasi yang kami terima, sebagian besar siswa masih berada di restoran. Namun, 13 anak memisahkan diri untuk bermain di pantai. Mereka semua laki-laki dan kebanyakan masih duduk di kelas VII,” jelas Ruby.
Peristiwa tenggelam yang menimpa 13 siswa tersebut telah mengguncang dunia pendidikan, meninggalkan duka mendalam.
Diduga, para siswa itu hanyut terseret ombak. Dari 13 anak tersebut, sembilan berhasil diselamatkan oleh nelayan dan tim SAR setempat. Namun, tiga siswa lainnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara satu siswa masih hilang dan dalam proses pencarian.
Ketiga korban yang meninggal dunia diidentifikasi dengan inisial AAP, RYP, dan MYA. Sementara itu, satu korban yang masih dicari berinisial RF.
Seluruh siswa baik yang meninggal dunia, selamat maupun yang masih dalam pencarian, berasal dari kelas yang sama yakni VII C.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





