Apresiasi juga disampaikan oleh Suyatin yang menilai PAC GP Ansor Sambeng sebagai salah satu yang aktif dan inovatif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya karakter kader Banser yang tangguh, tanggap, dan trengginas dalam menghadapi berbagai tantangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam sesi pemaparan materi, Moh. Syukron Aby menjelaskan bahwa upgrading merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan kader secara terukur, baik dalam pengamanan kegiatan, penanganan konflik, maupun aksi sosial kemanusiaan. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga meliputi aspek sosial, ideologis, hingga digital seperti hoaks, provokasi, dan radikalisme.

Menurutnya, kader Banser dituntut memiliki kemampuan adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. “Kegiatan ini menjadi sarana regenerasi dan penguatan organisasi agar tercipta kader yang solid dan efektif,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keikutsertaan dalam GP Ansor dan Banser memberikan manfaat besar bagi generasi muda, mulai dari peningkatan pengetahuan, pengalaman, hingga perluasan jaringan sosial serta pembentukan karakter kepemimpinan.

Sebagai kader inti GP Ansor, Banser memiliki peran strategis sebagai penggerak, pelaksana, sekaligus pengaman program organisasi. Dengan kedisiplinan dan semangat religius yang tinggi, Banser diharapkan mampu menjadi benteng ulama dan penjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh kader Banser di Kecamatan Sambeng semakin solid, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan ke depan. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah serta sesi foto bersama seluruh peserta dalam suasana penuh keakraban.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2