Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menjelaskan bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 di wilayah Ponorogo melibatkan 250 personel Polri dan 200 personel dari instansi terkait. Selain itu, pihak kepolisian juga menyiapkan tujuh pos pengamanan yang tersebar di titik-titik strategis.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami mendirikan satu pos terpadu di kawasan Alun-Alun Ponorogo dan enam pos pengamanan lainnya. Semua pos akan beroperasi selama 14 hari ke depan,” terang AKBP Andin.

Menurutnya, fokus pengamanan dibagi menjadi dua prioritas utama, yakni pengamanan perayaan Natal di gereja-gereja serta pengamanan malam pergantian tahun di pusat keramaian dan lokasi wisata.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Untuk Ponorogo, kawasan wisata Telaga Ngebel menjadi salah satu titik prioritas karena diprediksi mengalami lonjakan pengunjung,” jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mewaspadai titik-titik rawan kemacetan dan bencana, terutama jalur perbatasan seperti Mlilir serta kawasan rawan longsor menuju Pacitan dan Trenggalek. Koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait telah dilakukan guna memastikan kesiapan penanganan jika terjadi keadaan darurat.

Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan. Pemerintah berharap pelaksanaan operasi tersebut dapat menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2