BERITASIBER.COM | JOGJA – Mulai bulan Februari 2024, Pemda DIY bakal mengoperasionalkan penuh becak listrik di kawasan Malioboro. Sebagai tahap awal sebanyak 50 becak akan dihibahkan kepada koperasi becak motor (bentor) dengan skema satu becak listrik ditukar dengan dua bentor.
Program ganti bentor ke becak listrik ini diharapkan menjadi salah satu upaya menjaga Sumbu Filosofi yang ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.
Becak listrik yang ada di Jogja ini bakal dilengkapi dengan fitur pedal assist sehingga gowesan atau kayuhan akan terasa sangat ringan. Nantinya setelah pengendara mengayuh pedal sebanyak 1 putaran teknologi listrik pada becak ini akan aktif. Dinamo akan menyala dan membantu menggerakkan roda. Dengan demikian, tukang becak kayuh bisa lebih ringan dan mudah mengantarkan penumpang.
“Target kita pada bulan Februari bisa jalan, nanti kami pakai mekanisme hibah kepada koperasi yang sudah dibentuk,” terang Plh Kepala Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto, Sabtu (27/01/2024).
Oyot, sapaannya menyebutkan, sekarang pihaknya tengah menunggu penyusunan proposal dari koperasi bentor. Setelah itu Dinas Perhubungan DIY akan menggodok Peraturan Gubernur sebagai payung hukum dari kebijakan itu.
Oyot mengungkapkan, pihaknya optimistis program ini akan berjalan optimal sesuai target dan pada Februari nanti bisa dioperasionalkan perdana di kawasan Malioboro Jogja.
“Untuk sementara kami produksi 50 unit dan khusus zona sumbu filosofi nanti biar lebih ekslusif jadi kami kerja sama dengan pengelola hotel biar ada pendampingan koperasi-koperasi bersama dengan hotel,” ujarnya.
Menurut Oyot, upaya konversi bentor ke becak listrik ini secara keseluruhan sebenarnya belum dikaji secara menyeluruh. Selain itu harga becak listrik ini juga terbilang cukup mahal yakni di atas Rp35 juta. Jika bisa setengah harga kemungkinan ada peluang untuk dilakukan konversi bentor secara menyeluruh.
“Memang secara desainnya becak tradisional ke pedal assist yang kita luncurkan kemarin kalau dari pengalaman tukang becak yang kita coba mereka lebih memilih becak wisata itu, itu yang lebih mudah dioperasionalkan,” katanya.





