BERITASIBER.COM – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan expo dan bazar yang akan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi selama pelaksanaan Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama 11 hari tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya dari Kabupaten Jombang dan wilayah sekitarnya.
Seiring tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti expo dan bazar, panitia mengingatkan seluruh calon peserta agar hanya melakukan pendaftaran melalui jalur resmi yang telah disediakan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul munculnya sejumlah akun media sosial yang diduga mengatasnamakan panitia dan menawarkan pendaftaran stand secara tidak sah.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH. Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban penipuan yang memanfaatkan momentum Muktamar.
Menurutnya, seluruh proses pendaftaran stand bazar maupun expo hanya dilakukan melalui mekanisme resmi yang akan diumumkan oleh panitia.
“Kami mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai panitia tanpa kejelasan identitas. Saat ini terdapat sejumlah akun yang mengatasnamakan panitia Muktamar. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal yang telah ditetapkan,” ujar Gus Rozaq, Minggu (2/8/2026).
Ia menegaskan, panitia berkomitmen menjaga transparansi dalam seluruh proses pendaftaran. Karena itu, setiap peserta yang mendaftarkan stand melalui jalur resmi akan menerima kuitansi asli sebagai bukti pembayaran sekaligus jaminan bahwa proses administrasi dilakukan secara sah.
Dalam waktu dekat, panitia juga akan mengumumkan lokasi sekretariat pendaftaran beserta nama penanggung jawab yang dapat dihubungi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian kepada para pelaku usaha sekaligus mencegah praktik percaloan maupun penyalahgunaan nama panitia.
Selain memperhatikan aspek administrasi, panitia juga terus menyiapkan berbagai fasilitas penunjang bagi peserta expo. Setiap stand akan dilengkapi tenda penutup, sambungan listrik, serta fasilitas pendukung lainnya sehingga peserta dapat langsung memanfaatkan lokasi untuk berjualan tanpa harus menyiapkan infrastruktur tambahan.





