Sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928 yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan, yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Sebelum upacara ditutup dengan doa, seluruh siswa menyanyikan lagu Mars Satu Nusa Satu Bangsa, Bagimu Negeri dan Bangun Pemudi Pemuda.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Semoga momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 ini sebagai momentum membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan negeri. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita,” harap Kepala Madrasah.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2