BERITASIBER.COM | LABUAN BAJO – Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Pulau Flores melalui proyek Jalan Lingkar Utara Flores (Lintura). Ruas jalan ini diyakini menjadi penghubung utama yang akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat waktu tempuh antarwilayah, sekaligus membuka potensi ekonomi baru di kawasan pesisir utara Flores.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik pembangunan pada Jumat (14/11/2025).

Dalam keterangannya, Menko AHY menekankan bahwa keberadaan Lintura akan memberikan pengaruh signifikan terhadap efisiensi distribusi barang dan jasa. Menurutnya, ruas ini berpotensi memangkas setengah waktu perjalanan dari Labuan Bajo menuju Kedindi Reo, sehingga arus logistik dan mobilitas warga semakin lancar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Total panjang Lintura mencapai 141 kilometer, dengan 88 kilometer di antaranya masih dalam proses pengerjaan dan belum beraspal. Pemerintah memastikan setiap tahap pembangunan berjalan secara terukur dan sesuai target.

AHY juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas jalan. Ia menyebut rencana pelebaran hingga 6 meter menjadi langkah strategis untuk mendukung peningkatan aktivitas transportasi dan memperkuat rantai pasok wilayah Flores bagian utara.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2