Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Kabupaten Lamongan, Ipda Lizma Ramadhama, menjelaskan bahwa pemerintah kini membentuk Satgas Pengendali Harga Beras khusus untuk memastikan kestabilan harga menjelang akhir tahun.
“Sebelumnya kita memiliki Satgas Pangan umum, namun karena menjelang Nataru ini harga beras jadi perhatian utama, maka dibentuklah Satgas khusus pengendalian harga beras,” ungkapnya.
Lizma menegaskan, Satgas akan terus melakukan pemantauan bersama Bapanas di lapangan untuk memastikan harga tetap sesuai dengan acuan pemerintah.
“Kami akan terus melakukan sidak rutin. HET yang berlaku saat ini adalah Rp14.900 per kilogram untuk beras premium, Rp13.500 per kilogram untuk beras medium, dan Rp12.500 per kilogram untuk beras SPHP. Kami mengimbau semua pedagang agar menaati harga tersebut,” tuturnya.
Langkah pemantauan harga ini merupakan bagian dari strategi nasional Bapanas dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan strategis menjelang periode libur panjang akhir tahun.
Melalui kerja sama lintas instansi dan keterlibatan aktif Satgas di daerah, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang wajar, stabil, dan terjangkau selama momen Natal dan Tahun Baru 2026.
Data Harga Beras Sesuai HET (per November 2025), Beras Premium: Rp14.900/kg, Beras Medium: Rp13.500/kg, Beras SPHP: Rp12.500/kg.(Bs).





