Yandri mendorong para Kepala Desa (Kades) untuk serius mengawal program ini, karena mereka memiliki kewenangan penuh melalui Permendesa Nomor 10 Tahun 2025, termasuk hak menyetujui operasional KDMP melalui mekanisme Musyawarah Desa.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Apdesi Anwar Sadat menyerukan kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa. Ia mengajak seluruh Kades di Indonesia untuk bersinergi dengan kementerian dan lembaga guna mendukung cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
“Kita perlu aksi konkret, bukan hanya wacana. Kolaborasi dan kerja bersama adalah kunci Indonesia Maju,” kata Anwar Sadat.
Sebagai bagian dari transformasi digital desa, acara Munas dan Rakernas Apdesi juga menjadi momentum peluncuran resmi Aplikasi Desa Merah Putih, yang diresmikan langsung oleh Mendes PDT Yandri Susanto, Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria, Wakil Mendagri Ribka Haluk, Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Ketum Apdesi Anwar Sadat.
Aplikasi ini diharapkan menjadi sarana penguatan layanan desa dan transparansi program pemerintah di tingkat akar rumput.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Ketua Panitia Risti Yuni Lestari, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama, Perwakilan organisasi desa seperti Parade Nusantara, AKSI, ABPEDNAS, PAPDESI, PPDI, dan Kompakdesi.
Ketua Panitia Risti Yuni Lestari menyampaikan komitmen Apdesi Merah Putih untuk membawa desa Indonesia lebih sejahtera dan siap menyambut Indonesia Emas 2045.(*)






