Kepala Dinas Perikanan, Nurhafid menyampaikan tujuan kontes ini setiap tahun breeder atau pembudidaya bisa meningkatkan kualitas koinya sehingga nilai ekonomisnya juga naik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Dari pemerintah Kabupaten Kediri berharap kontes lokal seperti ini diagendakan setiap tahun karena kami berharap Kabupaten Kediri menjadi industri Koi,” ucap Nurhafid.

“Begitu besar potensi ikan koi kita. Dimana produksinya di Kabupaten Kediri sudah mencapai 540 juta ekor / tahun nilai ekonomisnya sudah mencapai 600 milyar terutama di Desa Pranggang ini, Untuk pemasarannya sendiri paling besar adalah diluar Pulau Jawa seperti di Kalimantan, Palembang serta Riau,” jelas Nurhafid.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nurhafid menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kediri selalu mendukung para breeder. “Jadi mas bup selalu memotivasi dan memfasilitasi untuk pembudidaya ikan baik ikan koi dan ikan hias lainya,” tambahnya.

Juara umum pada kontes kali ini diraih oleh Planet Koi Farm dari Desa Kandat Kecamatan Kandat. Ditemui disela acara Muji Waluyo dari Planet Koi Farm mengatakan persiapannya kurang lebih 2 bulan untuk mengikuti kontes kali ini.

“Ada 35 ikan yang dibawa yang mendapat grand champion 1 ekor, dan junior champion 1 ekor, serta best 6 ekor,” jelasnya.

Kriteria ikan koi yang bagus yaitu warna lebih cerah, kalau warna merah, hitam atau putih itu yang pekat. “Saya berpesan yang rajin merawat koi, memiliki indukan yang bagus dan berkualitas sehingga bisa menghasilkan koi yang berkualitas juga,” pesannya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2