Sementara itu Hery Susanto Kepala Desa Sukorejo kecamatan Karangbinangun kabupaten Lamongan dalam konferensi pers usai menggelar mediai mengatakan selama proses mediasi pihaknya meminta klarifikasi semua pihak atas beredarnya isu yang berkembang di masyarakat terkait perselingkuhan yang dilakukan salah satu perangkat desa Sukorejo.
“Kami selaku kepala desa dan pemangku wilayah hari ini berusaha menemukan semua pihak untuk saling klarifikasi terhadap isu-isu yang berkembang ditengah masyarakat, sehingga dengan pertemuan dan mediasi ini tidak ada berita-berita hoak yang liar dan itu sangat tidak menguntungkan bagi semua pihak,” papar Hery Susanto.
Ketika ditanya mengenai proses lama dan alot jalannya mediasi yang ketiga kali ini Hery Susanto mengatakan hal itu dilakukan dengan hati-hati dan menegaskan kalau pihaknya tidak bermaksud menutupi persoalan yang terjadi.
“Bahwa ini kita dilakukan untuk meminta keterangan dari kedua belah pihak yakni SHT dan MZT dan beberapa pihak untuk saling memberikan keterangan dan mengambil kesimpulan tentang berita liar yang berkembang tersebut mas, jadi tidak ada upaya kami menutup-nutupi permasalahan ini,”, tegas pak Hery panggilan akrabnya.
Sementara itu terlihat warga banyak yang pulang kerumah masing-masing ketika mediasi masih berlangsug, warga lantaran kecewa selain dilaksanakan secara tertutup dan lama sehingga warga merasa proses mediasi dilakukan kurang transparan.






