Naqos mengingatkan, bahwa, pemilu adalah sarana integrasi bangsa, Pemilu Kata dia, merupakan sarana untuk memperjuangkan nasib bangsa kita kedepan.
“Saya berharap seluruh warga Kabupaten Kediri yang hadir Pada kesempatan kali ini, pada tanggal 27 November tahun 2024 datang ke TPS, gunakan hak pilihmu, karena satu suara menentukan masa depan Kediri dan Jawa Timur 5 tahun ke depan,” ucapnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, Eka Wisnu Wardana, mengatakan, kirab maskot ini diharapkan menggerakkan budaya masing-masing daerah.
“Pilkada menjadi ajang integrasi budaya merupakan tema kirab maskot kali ini. ini menjadi bagian dari kita semua guna meng ikhtiari bagian dari pendidikan politik atau pendidikan pemilih, sekaligus sebagai ajang untuk peningkatan partisipasi pemilih, baik itu dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur maupun pemilihan bupati dan wakil bupati Kediri tahun 2004,” ungkapnya.
Wisnu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri, atas sinergi yang telah terbangun, sehingga KPU Kabupaten Kediri mampu menorehkan partisipasi masyarakat mencapai 83%, atau meningkat 5%.
“Terima kasih segenap warga masyarakat Kabupaten Kediri, yang terus memberikan atensi, memberikan dukungan, pada acara kirab maskot yang sungguh meledak ini. Mari kita jaga Kabupaten Kediri agar tetap aman dan damai,” tutupnya.(adv/yan)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com





