Pada hari Selasa, 8 Juli 2025, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh saksi, termasuk kontraktor yang terlibat dalam proyek tersebut. Di antara mereka adalah M-S, PPK/Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat, serta A-A, Direktur PT Agung Pradana Putra.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, menyatakan bahwa penyidikan perkara ini masih berproses.
“KPK akan mendalami setiap keterangan dari saksi yang diperiksa,” ungkapnya.
Dengan terus berjalannya proses pemeriksaan, masyarakat berharap agar KPK dapat mengungkap fakta-fakta yang ada dan menegakkan keadilan dalam kasus dugaan korupsi ini.(Bs)





