Terpisah Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal, juga menyayangkan kericuhan yang terjadi dan menyadari kekecewaan yang dirasakan suporter yang sangat berharap tim kesayangannya dapat promosi ke Liga 1.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Saya paham betul rasa frustrasi suporter, yang memberikan dukungan fanatik dengan harapan tinggi. Namun, saya berharap suporter dapat belajar untuk lebih dewasa karena manajemen telah bekerja keras untuk mencapai target promosi ke Liga 1,” tuturnya.

Fariz menekankan bahwa meskipun terjadi kerusuhan yang menyebabkan kerugian besar, ia tidak akan mundur dalam mengelola Persela.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami sudah terjun ke dunia sepak bola, jadi kami harus memberikan yang terbaik. Meskipun ini merupakan kekecewaan, jika suporter bisa mengambil pelajaran dari kejadian ini, saya tidak akan berhenti berjuang,” tambahnya.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2