BERITASIBER.COM | PROBOLINGGO – Arus kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo melalui jalur Probolinggo pada hari pertama libur Natal 2025 mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Meski demikian, geliat tersebut dinilai belum sepenuhnya mencerminkan pemulihan sektor pariwisata, terutama jika dibandingkan dengan periode libur akhir tahun sebelumnya.
Pelaku usaha jasa transportasi jip wisata di kawasan Bromo menyebut permintaan layanan masih berada di bawah capaian tahun lalu. Choirul Umam, pengusaha jip wisata di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, mengatakan tingkat keterisian armada pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 belum mencapai titik puncak seperti tahun 2024.
“Memang ada kenaikan dibanding hari normal, tetapi masih kalah ramai dibanding tahun lalu,” kata Umam, Jumat (26/12/2025).
Berdasarkan estimasi pelaku usaha, pada libur Nataru 2024 lalu sebagian besar armada jip terisi hampir penuh, bahkan sempat terjadi kekurangan unit pada hari-hari puncak kunjungan.
Berbeda dengan kondisi tahun ini, keterisian armada diperkirakan hanya berada di kisaran 70 hingga 80 persen, sehingga seluruh unit yang tersedia masih mampu melayani wisatawan tanpa kendala.
Dari sisi pasar, kunjungan wisatawan ke Bromo via Probolinggo masih didominasi wisatawan domestik. Sementara itu, wisatawan mancanegara belum menunjukkan lonjakan signifikan seperti sebelum pandemi Covid-19.





