Lebih lanjut, Habib menyampaikan Bawaslu Gresik beserta jajaran telah melakukan kerja pengawasan sebanyak 7.479 kali, melakukan aktivitas pencegahan sebanyak 93 (imbauan dan sarper) dan menemukan 264 kasus dugaan kesalahan coklit.
Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Gresik menyarankan agar KPU lebih maksimal melakukan sosialisasi di kantong-kontong pemilih terkonsentrasi seperti kawasan industri dan pesantren.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Dari hasil pengawasan tersebut Bawaslu Gresik mengajak seluruh elemen masyarakat yang memenuhi syarat agar memastikan hak pilihnya terpenuhi. Pungkasnya.
Editor : Achmad Bisri
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.comĀ
Artikel Rekomendasi
Halaman:





