BERITASIBER.COM | MADIUN — Pengusutan dugaan suap dan gratifikasi yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali berlanjut. Kamis petang (13/11/2025), tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, dr Yunus Mahatma, yang beralamat di Jalan Sumatera Nomor 17, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejak sore hari, kawasan sekitar kediaman tampak dijaga ketat. Enam personel kepolisian bersenjata lengkap ditempatkan di depan pagar rumah bercat putih tersebut. Mereka bersiaga untuk mengamankan proses pemeriksaan dan memastikan area tetap steril dari kerumunan.

Sejumlah penyidik terlihat mondar-mandir membawa dokumen dan barang yang diduga berkaitan dengan penyidikan kasus suap dan gratifikasi yang saat ini sedang dikembangkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebuah mobil Daihatsu Terios terparkir di halaman rumah, sementara dua polisi menjaga akses pintu ruang tamu serta area garasi. Dua kendaraan Avanza hitam yang diduga membawa penyidik KPK sempat berhenti di lokasi, dan salah satunya meninggalkan tempat sekitar pukul 18.17 WIB.

Situasi sempat menarik perhatian saat seorang pria yang diduga ahli kunci datang menggunakan sepeda motor. Kehadirannya memunculkan dugaan bahwa penyidik KPK membutuhkan akses ke ruangan tertentu dalam rumah. Namun, pria tersebut tidak lama berada di lokasi dan pergi tanpa keterangan.

Dari luar, terlihat beberapa petugas naik turun antar-ruangan, menandakan proses penggeledahan berlangsung intensif. Fokus penyidik diduga kuat untuk menemukan dokumen tambahan yang dapat memperkuat konstruksi perkara suap dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2