Dikatakan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Shofiah Nurhayati, kontes kambing dan domba akan dinilai berdasarkan 12 kategori mulai dari domba poel dan domba non poel, hingga Kambing Pe Kaligesing jantan dan betina dari kelas A, B, C, D, dan E. “Saya yakin para peserta yang hadir telah mengirimkan domba dan kambing terbaiknya,” ucapnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Melihat keberhasilan Kontes Regional Jawa Kambing Pe Kaligesing dan Domba yang digelar di Lamongan, Ketua Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Jawa Timur drh. Mohamad Aris Wahyudi menilai, kontes hewan tersebut harus menjadi agenda tahunan Pemerintah Daerah bersama stekholder.

Selain itu, drh. Aris membeberkan, HPDKI Jawa Timur tengah mengembangkan empat program keterlibatan pengembangan budidaya ternak kambing diantaranya keterlibatan pemerintah pusat maupun daerah, organisasi profesi, offataker, dan perbankan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Untuk membangun ekosistem peternakan di Kabupaten Lamongan yang lebih baik, pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan penandatangan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan CV Ratu Indonesia guna pengoptimalan rumah potong hewan (rph) di Lamongan, serta MOU antara Kelompok Peternak di Desa Tunggul dengan pedagang kambing domba Lamongan.(bs)

Editor : Achmad Bisri

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2