Selama ini, kata Haryanto, setiap momen pilkada kebanyakan hanya fokus mendukung Wali Kota, sehingga lupa dengan seperti apa rekam jejak wakilnya sebagai pendamping.
“Jadi kebanyakan wakil wali kota itu hanya menjadi sosok pelengkap saja, tidak nampak kinerjanya. Akibatnya pembangunan pemkot kurang cepat. Kalau ingin Kota Yogyakarta semakin maju, maka baik wali kota maupun wakil wali kota, harus sama sama bekerja untuk rakyat,” tukasnya.
Hal tersebut dirasakan seniman malioboro lainnya, Lucky. Menurutnya, Fokki adalah sosok yang paling cocok menjadi wakil Wali Kota Yogyakarta.
Menurutnya Fokki itu spesial buatnya karena termasuk orang yang selalu memikirkan rakyat miskin dan kaum pinggiran seperti para seniman jalanan Malioboro lainnya.
“Saya kira di Kota Yogyakarta ini sudah pada faham siapa itu mas Fokki. Beliau paling cocok menjadi wakil wali kota Yogyakarta selanjutnya,” ujarnya.
Dirinya bersama para seniman lainnya berharap, benar-benar keluar rekomendasi partai untuk mas Fokki maju sebagai wakil wali kota Yogyakarta.
“Untuk itu Kita akan galang semua musisi, pemusik jalanan malioboro dan Warga Kampung Sosrokusuman untuk 100 persen mendukung mas Fokki,” pungkasnya.(Wira)
Editor : Achmad Bisri






