“Harapan kami, program ini bisa membantu dan mengangkat perekonomian warga NU, khususnya yang belum memiliki rumah. Insya Allah, ke depan kita akan kembangkan ke wilayah Pantura Lamongan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Ketua PCNU Lamongan melalui Ketua LPNU Lamongan Turmudzi mengatakan, program ini menjadi angin segar bagi warga Nahdliyin, khususnya para guru dan pasangan muda yang ingin memiliki rumah.

“Alhamdulillah, hari ini kami PCNU Lamongan menandatangani kerja sama dengan Perumahan Tikung Kota Baru atau PT Djem Djaya Makmur terkait program rumah subsidi. Ini khusus untuk warga NU, kami berikan rumah dengan harga khusus, tanpa DP dan tanpa biaya tambahan apapun,” ujar Turmudzi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia mengatakan, dalam setiap tahun, tercatat sekitar 6.000 pernikahan terjadi di Lamongan, dan sebagian besar pasangan baru belum memiliki hunian tetap. Sehingga program ini menjadi angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terutama kalangan warga NU yang selama ini kesulitan mendapatkan akses hunian layak dengan skema pembiayaan yang ringan.

“Program ini menjadi solusi konkret untuk menjawab kebutuhan dalam memiliki hunian murah berkualitas,” ungkapnya.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2