Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat kondisi lalu lintas di jalur tol arah Solo menuju Ngawi terbilang lancar.
Sebuah kendaraan yang belum diketahui identitasnya melaju di depan Toyota Calya yang dikemudikan Ali, warga Kabupaten Pangandaran, yang membawa enam penumpang.
Dari belakang, truk boks ekspedisi yang dikemudikan Siswanto melaju dengan kecepatan tinggi. Saat truk boks bermuatan batu alam yang dikendarai Dimas (warga Banyuwangi) melambat, truk ekspedisi itu tidak sempat mengerem dan langsung menabraknya dari belakang. Benturan keras itu memicu tabrakan beruntun empat kendaraan di jalur cepat tol.
Tim Unit Laka Lantas Polres Ngawi bersama petugas pengelola tol Solo–Ngawi segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penanganan berlangsung cukup lama karena korban sopir truk terjepit di dalam kabin yang hancur.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi, sementara seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan ke pos laka untuk penyelidikan lanjutan.
AKP Yuliana Plantika mengimbau pengguna jalan tol agar menjaga jarak aman dan memperhatikan kecepatan kendaraan, terutama di pagi hari saat kondisi jalan masih berkabut atau licin.
“Kami mengingatkan pengemudi agar tetap waspada dan tidak melaju terlalu cepat di tol. Konsentrasi penuh bisa mencegah insiden fatal seperti ini,” tegasnya.





