“Saya tegaskan, pengibaran bendera seperti itu dilarang, karena bisa memicu keresahan sosial dan menodai semangat nasionalisme yang seharusnya kita jaga bersama,” tegasnya.

AKP Asik Samsul Hadi mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda dan remaja, agar lebih bijak dalam mengekspresikan kecintaan terhadap budaya populer, dan tidak melanggar norma serta nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia juga mengingatkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan patroli dan monitoring untuk mencegah potensi gangguan keamanan, serta siap menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Silaturahmi ini mendapat apresiasi dari para tokoh agama yang hadir, yang sepakat untuk terus bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Kami mendukung langkah-langkah Kapolsek Solokuro dan siap membantu menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi yang kondusif, apalagi menjelang perayaan kemerdekaan,” ujar salah satu tokoh agama setempat.

Dengan adanya komunikasi yang intensif antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan peringatan HUT RI ke-80 di wilayah Kecamatan Solokuro dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2