Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan dan saling membantu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga budaya gotong royong. Dengan kebersamaan, pekerjaan seberat apa pun akan terasa ringan dan hasilnya bisa dinikmati bersama,” tambahnya.

Menurutnya, program “Polisi Berbuat Baik” merupakan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat melalui tindakan positif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Warga Desa Solokuro menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas kepedulian Kapolsek Solokuro beserta jajaran yang turun langsung memimpin persiapan pembangunan jembatan.

Salah seorang warga mengatakan, jembatan tersebut selama ini menjadi jalur penting yang setiap hari dilalui masyarakat. Dengan adanya pembangunan ini, warga merasa terbantu karena akses transportasi antar desa akan semakin aman dan nyaman.

Program sosial yang digagas Polsek Solokuro ini sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang humanis, responsif, dan solutif.

Melalui pembangunan jembatan penghubung antar desa tersebut, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta menjadi pendorong kemajuan masyarakat di wilayah Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2