BERITASIBER.COM – Kapolsek Solokuro Polres Lamongan Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., menghadiri kegiatan pengajian bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) di Desa Solokuro, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Rabu (29/7/2026).
Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Solokuro bersama unsur Muspika turut berbaur dengan masyarakat dan tokoh agama yang hadir. Selain mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah, kepolisian, dan warga, kehadiran aparat keamanan juga memberikan rasa aman bagi seluruh jamaah yang mengikuti pengajian.
Polsek Solokuro menempatkan personel untuk melakukan pengamanan dan pemantauan selama kegiatan berlangsung. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif agar masyarakat dapat mengikuti pengajian dengan khusyuk, nyaman, dan tenang tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban.
Kapolsek Solokuro menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari implementasi tugas pokok kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tidak hanya pada kegiatan yang bersifat nasional maupun pemerintahan, Polsek Solokuro juga memberikan perhatian terhadap kegiatan keagamaan, sosial, budaya, hingga aktivitas kemasyarakatan lainnya.
Selain melakukan pengamanan, personel Polsek Solokuro juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan tercipta sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Solokuro agar tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto, S.M., M.M. mengatakan bahwa kegiatan pengajian merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kebersamaan antara masyarakat dan aparat pemerintah.





