Sesi materi dilanjutkan oleh PS Kanit Binmas, AIPTU Wiyanto, yang berfokus pada bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA). Dengan pendekatan yang edukatif dan komunikatif, AIPTU Wiyanto memaparkan bagaimana narkoba dapat menghancurkan kesehatan fisik dan mental pengguna secara permanen.
“NAPZA adalah musuh nyata bagi generasi muda. Jangan pernah sekalipun mencoba, karena sekali terjerat, akan sangat sulit untuk lepas. Kenali cirinya, jauhi lingkungannya, dan jadilah agen perubahan yang berani berkata tidak pada narkoba,” ujar AIPTU Wiyanto di hadapan ratusan siswa.
Kepala SMAN 1 Karangbinangun, Drs. Ahmad Badri, menyambut baik inisiatif Polsek Karangbinangun ini. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan kepolisian sangat efektif dalam membentuk karakter siswa baru.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolsek dan jajarannya. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa kami. Harapannya, melalui kegiatan ini, para siswa kelas X memiliki bekal mental yang kuat untuk menjalani masa studi di sekolah ini dengan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ungkap Kepala Sekolah.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 90 menit tersebut berjalan dengan interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polsek Karangbinangun dalam mendukung program “Ayo Jogo Lamongan” dengan memastikan generasi penerus di wilayah tersebut terlindungi dari ancaman narkoba dan dekadensi moral.





