Jules menambahkan bahwa pengangkatan Plt Kapolres bertujuan menjamin operasional kepolisian tidak terganggu.
“Kami akan memberikan informasi lanjutan setelah proses klarifikasi dan penyelidikan oleh Propam selesai,” tegasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan dua truk terparkir di depan rumah dinas Kapolres Tuban di Jalan Pattimura, Kelurahan Baturetno. Sejumlah orang terlihat memindahkan barang-barang dari dalam rumah ke truk, menandai proses pengosongan kediaman dinas pascapencopotan AKBP William.
AKBP William, lahir di Ambon pada 22 Juni 1983 dan lulusan Akpol 2004, memiliki rekam jejak cukup panjang di kepolisian. Ia pernah bertugas sebagai Kapolsek di Polres Ketapang, Kalimantan Barat, Anggota Subdit Provost Bidpropam Polda Kalbar, Penyidik di bidang Reserse Narkoba dan Kriminal, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (2023–2025), Ia kemudian dipercaya memimpin Polres Tuban sejak 21 April 2025.
Selama menjabat di Tuban, AKBP William melaksanakan sejumlah program, mulai dari bakti sosial pembagian beras, konsolidasi dengan tokoh masyarakat, mutasi internal pejabat, hingga penguatan pendekatan humanis kepada warga. Namun, perjalanannya terhenti setelah mencuat dugaan pelanggaran yang kini tengah ditangani Propam.





