Di bidang pelayanan publik, AKBP Rovan dikenal aktif melakukan inovasi. Ia meluncurkan program pengaduan berbasis WhatsApp bertajuk Lapor Kapolres atau LaporCakRoma, yang sepanjang tahun 2025 tercatat menerima 601 laporan masyarakat. Program ini dinilai efektif dalam mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tak hanya itu, layanan ambulans gratis dioptimalkan, dan Polres Gresik mencatat sejarah baru dengan dibukanya layanan pembuatan SIM di Pulau Bawean, yang sebelumnya mengharuskan warga menyeberang ke daratan utama. Sejumlah penghargaan di bidang pelayanan publik dan reformasi birokrasi pun diraih selama masa kepemimpinannya.

Sementara itu, AKBP Ramadhan Nasution resmi memulai tugas barunya sebagai Kapolres Gresik. Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian tahun 2007 ini memiliki rekam jejak panjang di berbagai bidang strategis, mulai dari lalu lintas, sumber daya manusia, hingga pengawasan internal. Sebelum menjabat Kapolres Gresik, ia bertugas sebagai Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Metro Jaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pengalaman tugas AKBP Ramadhan juga mencakup sejumlah wilayah di Jawa Timur, seperti Malang dan Madiun, termasuk pernah berdinas di Gresik. Dengan latar belakang akademik, pengalaman lapangan, serta pemahaman karakter wilayah, AKBP Ramadhan diharapkan mampu melanjutkan dan meningkatkan kinerja Polres Gresik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru dalam mewujudkan Polres Gresik yang semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan serta harapan masyarakat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2