Pengawalan terhadap sektor pertanian ini selaras dengan tren data nasional yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Tercatat bahwa produksi padi Indonesia pada tahun 2025 berhasil menembus angka 60,21 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), yang menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan produksi tersebut ditopang oleh luas panen yang mencapai sekitar 11,32 juta hektare, dengan total produksi beras nasional menyentuh angka 34,69 juta ton untuk memenuhi kebutuhan konsumsi penduduk Indonesia.

Potensi dan capaian sektor pangan inilah yang harus diterjemahkan oleh para jurnalis ke dalam ruang redaksi yang analitis, guna mengukur sejauh mana kontribusinya terhadap postur anggaran daerah. Sebagai gambaran, dalam struktur APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kisaran angka Rp670 miliar. Target yang kompetitif ini tentu membutuhkan pengawasan, kontrol sosial, serta masukan konstruktif dari media agar realisasinya mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara merata.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Melalui sinergi yang baik antara fungsi kontrol sosial dan kemitraan kritis, PWI Jatim berharap insan pers mampu mengawal kebijakan publik yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta kemandirian fiskal daerah yang berkelanjutan.

Sementara itu, rangkaian kegiatan Konferensi PWI Kabupaten Lamongan ke-V juga diisi dengan agenda regenerasi kepemimpinan organisasi. Melalui forum musyawarah yang berjalan dengan lancar, para anggota PWI setempat secara resmi menetapkan Kadam Mustoko sebagai Ketua PWI Kabupaten Lamongan untuk masa bakti tiga tahun ke depan.

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat profesionalisme wartawan serta meningkatkan kontribusi nyata pers terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2