BERITASIBER.COM | BANDUNG – Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, menegaskan pentingnya menjaga fokus penuh hingga peluit panjang berbunyi saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Laga klasik bertajuk El Clasico Indonesia tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026), dan diprediksi berlangsung ketat serta penuh tekanan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Teja berharap pengalaman pahit pada laga sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh skuad Maung Bandung. Pada pertandingan melawan Persik Kediri, Persib harus rela kehilangan kemenangan di detik-detik akhir setelah kebobolan gol penyeimbang pada menit 90+6. Padahal, Persib sempat unggul lebih dahulu melalui gol Saddil Ramdani pada menit ke-68.

“Yang pasti kita harus terus belajar. Di pertandingan sebelumnya kita kehilangan dua poin yang seharusnya bisa kita amankan. Itu jadi evaluasi penting agar ke depan kami bisa lebih fokus sampai pertandingan benar-benar selesai,” ujar Teja saat diwawancarai seusai sesi latihan, Jumat (9/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam laga melawan Persik Kediri tersebut, Teja mengakui momen gol penyama kedudukan terjadi dalam situasi krusial. Ia sempat meninggalkan posnya untuk mengantisipasi bola dari situasi tendangan sudut. Namun, sundulan M. Firli justru mengarah ke gawang dan tak mampu dihalau, sehingga mengubur harapan Persib meraih tiga poin.

Meski demikian, kiper berpengalaman tersebut memilih menjadikan kejadian itu sebagai bahan pembelajaran, bukan penyesalan berlarut-larut. Menurutnya, konsentrasi dan pengambilan keputusan menjadi aspek vital, khususnya bagi seorang penjaga gawang.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2