BERITASIBER.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.

Pada Kamis (25/6/2026), jajaran personel Polsek Solokuro melakukan pemantauan intensif langsung ke lahan-lahan pertanian di Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan yang dilakukan di tengah musim panen raya jagung ini bukan sekadar rutinitas. Kehadiran aparat kepolisian di tengah area persawahan bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan kendala yang dihadapi oleh para petani lokal.

Dalam momentum krusial panen raya ini, Polsek Solokuro berusaha memastikan bahwa produktivitas pertanian tetap terjaga meski berbagai tantangan hadir di lapangan.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, petugas mendapati fakta di lapangan bahwa hasil panen raya jagung di Desa Dagan kurang memuaskan jika dibandingkan dengan musim tanam sebelumnya. Sebagian besar petani mengeluhkan serangan hama tikus yang masif dan sulit dikendalikan.

Populasi hama pengerat ini telah merusak batang serta buah jagung, yang secara langsung berdampak pada anjloknya kualitas dan kuantitas hasil produksi.

Bagi petani Desa Dagan, kondisi ini menjadi pukulan ekonomi yang cukup berat. Harapan akan keuntungan dari panen raya kini membayangi kekhawatiran akan kerugian modal tanam. Menanggapi situasi tersebut, pihak Polsek Solokuro segera mengambil langkah persuasif dengan berdialog bersama para petani untuk mendengarkan keluh kesah mereka secara langsung.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa ketahanan pangan di wilayah hukum kami tetap stabil. Ketika petani mengalami kesulitan, terutama karena serangan hama yang mengancam kesejahteraan mereka, Polri berkewajiban untuk hadir dan memberikan dukungan,” ujar salah satu personel Polsek Solokuro di sela-sela peninjauan lahan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2