Menurut Vikram, Indonesia perlu memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam menciptakan inovasi AI, bukan sekadar menjadi pengguna teknologi yang dikembangkan negara atau perusahaan lain.

“Kami berkomitmen untuk mendukung visi pemerintah di bidang AI, serta membantu menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi AI, melainkan sebagai bangsa yang menciptakan dan menyumbangkan inovasi AI bagi dunia,” ujar Vikram.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kolaborasi pembentukan pusat teknologi ini telah berlangsung sejak Juli 2025 melalui inisiasi tata kelola organisasi. Kerja sama kemudian berlanjut melalui penandatanganan Letter of Intent pada awal 2026.

Peresmian UGM Indosat NVAITC pada 13 Agustus 2026 menjadi kelanjutan dari proses tersebut sekaligus menandai semakin eratnya kolaborasi antara pemerintah, industri teknologi, dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan, keberadaan pusat teknologi tersebut merupakan salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas riset dan talenta AI nasional.

Meutya menilai Indonesia tidak cukup hanya berperan sebagai pengguna teknologi AI. Pengembangan inovasi yang mampu menjawab berbagai kebutuhan nasional menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan teknologi Indonesia.

“Pusat teknologi ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan visi tersebut melalui penguatan kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi,” kata Meutya dalam peluncuran UGM Indosat NVAITC.

Dengan dukungan NVIDIA sebagai penyedia teknologi, Indosat melalui infrastruktur GPU Merdeka, serta UGM sebagai institusi pendidikan dan riset, NVAITC diharapkan menjadi wadah pengembangan AI yang mampu menghasilkan solusi sesuai kebutuhan Indonesia.

Fokus pada kesehatan, pertanian, dan kebencanaan juga menunjukkan arah pengembangan AI yang tidak semata berorientasi pada teknologi, tetapi turut diarahkan untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi.

Ke depan, pusat teknologi ini berpotensi menjadi salah satu simpul penting dalam pengembangan talenta dan riset AI di Tanah Air. Kolaborasi antara akademisi, industri, startup, dan peneliti diharapkan dapat mempercepat lahirnya inovasi AI lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta pengembangan teknologi AI global.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2